Bila seseorang memuji orang lain, namun apa yg disampaikan itu tidak ada pada orang tersebut, maka hal tersebut dikategorikan sebagai dusta.

Rasulullah ﷺ juga melarang seseorang yang memuji dengan tujuan pujian tersebut dapat memudahkan urusan atau memenuhi sebagian apa yang ia butuhkan.

Allah ﷻ juga menghardik orang yang selalu memuji-muji atau membangga-banggakan dirinya sendiri.

Pujian Haram

  1. Pujian terhadap ibadah seseorang atau dirinya sendiri, terutama di depan orang ybs.
  2. Pujian mencari muka, agar ia mendapatkan kedudukan.
  3. Pujian yg tidak dimiliki orang yg dipuji, misalnya “wah antum dermawan sekali”, padahal orang tersebut tidak dermawan.

Pujian Yang Dibolehkan

Semua pujian yang berhubungan dengan duniawi. Seperti pujian orang tua terhadap anak, dengan tujuan anak tersebut dapat belajar lebih giat, ibadah lebih rajin dan lain-lain.

Pujian terhadap pasangan juga diperbolehkan, dengan tujuan agar rumah tangga lebih harmonis atau ucapan terima kasih.

Prestasi pegawai/staff juga diperbolehkan untuk diberikan pujian, atas prestasi yang sudah diraih oleh pegawai/staff tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here