Ibnu umar, diriwayatkan oleh Tabrani, “Sesungguhnya Allah sangat membenci orang-orang yg kalau berbicara namun dilebih-lebihkan“, misalnya dengan kata-kata yg diperindah, nada suara yg ditinggikan, dan lain-lain.

Berlebih-lebihan dalam beragamaatau disebut dengan Ghulu’, sedangkan Tasyaduk merupakan bagian dari Ghulu’. Tasyaduk, khusus dalam penggunaan bahasa.

Contohnya seseorang berbicara dengan menggunakan istilah ada kata-kata yg tidak semua orang pahami. Dengan tujuan menampakkan kepintarannya, kehebatannya dalam memilih kata-kata.

Salah satu adab seorang Muslim adalah memilih kata-kata yg mudah dicerna oleh lawan bicaranya.

Nasihat dari Abi bin Abi Thalib, berbicaralah kalian dengan bahasa yg dimudahkan untuk dimengerti, apakah kamu mau membuat Allah ﷻ dan Rasulullah ﷺ disalahkan karena orang-orang memahami keliru dari apa yg sudah kamu jelaskan?

Berbicara tanpa ilmu, bertanya-tanya yg melampaui syariat, atau bertanya pertanyaan yg tidak pernah ditanyakan para sahabat, termasuk kedalam istilah Tana’tuk (dilaknat oleh Rasulullah ﷺ)

Umar radiallahuan pernah memukul Tsabik At Tamimi karena selalu bertanya-tanya menggenai ayat-ayat dalam Al-Quran, seperti kalimat-kalimat awal surah.

SHARE
Previous articleRumah Dijual!
Next articleHaramnya Pujian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here